Bola.net – Jude Bellingham nyaris menjadi pusat kontroversi saat Inggris bermain imbang 0-0 melawan Ghana di laga Piala Dunia 2026. Gelandang Real Madrid itu lolos dari hukuman meski melakukan tindakan yang kini masuk aturan ketat FIFA.
Inggris tampil frustrasi sepanjang pertandingan melawan Ghana yang bermain sangat disiplin dalam bertahan. Kebuntuan membuat Bellingham beberapa kali menunjukkan ekspresi kesal di lapangan.
Momen kontroversial muncul di pertengahan laga ketika Bellingham berbicara dengan Jordan Ayew sambil menutupi mulutnya dengan tangan. Aksi itu kini menjadi perhatian besar karena berpotensi berujung kartu merah.
https://x.com/C_kibet1/status/2069552890222637147/photo/1?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E2069552890222637147%7Ctwgr%5E8f66d78f9bd22d19de579bd7978b506e653d3d08%7Ctwcon%5Es1_&ref_url=https%3A%2F%2Fwww.bola.net%2Fpiala_dunia%2Fjude-bellingham-lolos-dari-kartu-merah-3c6fd0.html
FIFA resmi mengesahkan aturan baru pada Kongres FIFA bulan April. Pemain yang menutupi mulut saat berbicara dalam situasi konfrontatif dengan lawan atau ofisial kini dapat langsung diusir dari lapangan.
Aturan ini muncul setelah insiden antara Vinicius Junior dan Gianluca Prestianni di Liga Champions pada Februari. Prestianni kemudian dijatuhi larangan bermain enam pertandingan setelah mengakui penggunaan bahasa homofobik.
Presiden FIFA, Gianni Infantino. menegaskan pentingnya regulasi tersebut. Ia menilai aturan itu berkaitan langsung dengan respek di atas lapangan.
“Hal tentang menutupi mulut ini adalah aturan yang sangat penting bagi kami. Ini soal rasa hormat dan contoh yang harus kita berikan,” ujar Infantino.
Ia menambahkan bahwa FIFA telah menjelaskan aturan itu kepada semua pihak. “Jika Anda tidak menyembunyikan apa pun, Anda tidak menutupi mulut saat berbicara dengan seseorang.”
